Sains merupakan sendi kehidupan.
Hampir semua kejadian atau fenomena alam dapat dijelaskan secara ilmiah. Semua
kejadian, benda-benda di sekitar, tanpa kita sadari merupakan contoh dari kekayaan terapan sains.
Apakah anda pernah mendengar koloid ? ya, koloid merupakan salah satu dari
contoh kekayaan terapan sains. Anda akan terkejut betapa banyaknya benda di
sekitar kita yang menggunakan prinsip koloid. 1)
Koloid merupakan suatu bentuk
campuran kasar yang berada di antara larutan dan suspensi. Air gula, air
garam merupakan contoh larutan sedangkan
air jeruk, kopi merupakan contoh dari suspensi kasar. Sistem koloid banyak
dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dalam industri makanan adalah keju,
mentega, susu, saus salad. Industri kosmetika dan perawatan tubuh yaitu krim,
pasta gigi, sabun. Dalam Industri yaitu cat,
tinta. Pada industri kebutuhan rumah tangga
yaitu sabun dan deterjen. Adapun dalam industri pertanian adalah peptisida dan
insektisida. Industri farmasi yaitu minyak ikan, pensilin untuk suntikan. . 2)
Selain berbagai fenomena ilmiah di
sekitar kita, berbagai sifat-sifat koloid yang khas pun dimanfaatkan oleh
manusia menjadi berbagai produk yang berguna untuk kebutuhan manusia. Berikut
akan dijabarkan penerapan koloid dalam kehidupan sehari-hari :
1.
Warna senja pada
sore hari
Ketika sore
hari, kita melihat warna langit menjadi begitu indah dengan warna biru dan
jingga. Fenomena alam ini dapat terjadi karena adanya sifat koloid, yaitu efek
tyndal. Efek Tyndall adalah terhamburnya cahaya oleh partikel koloid. Bila seberkas sinar dilewatkan pada koloid dan
dilihat tegak lurus dari arah datangnya cahaya maka lintasan cahaya akan
terlihat jejaknya pada suspensi dan koloid. Terlihatnya lintasan cahaya ini
disebabkan oleh partikel koloid yang cukup besar sehingga dapat menghamburkan
sinar. 3)
2.
Bahan pencuci
Sabun dan
detergen berguna untuk mengangkat kotoran pada
tubuh dan pakaian yang kita cuci. Tahukah kamu bahwa sabun atau detergen
juga menfaatkan prinsip koloid. Dalam pencucian dengan sabun atau detergen,
sabun/ detergen berfungsi sebagai emulgator. Sabun/detergen akan mengemulsikan
minyak dalam air sehingga
kotoran-kotoran berupa lemak atau minyak dapat dihilangkan dengan cara
pembilasan dengan air. 4)
3.
Deodoran
Hampir setiap
orang tidak terlepas dengan peralatan wajib satu ini sebelum memulai aktifitas.
Kegunaan deodoran dalam penurunan produksi keringkat merupakan prinsip kerja
dari koloid. Deodoran mengandung aluminium klorida yang dapat mengkoagulasi
atau mengendapkan protein dalam keringat.endapan protein ini dapat menghalangi
kerja kelenjer keringat sehingga keringat dan potein yang dihasilkan berkurang.
4.
Perebusan Telur
Siapa yang tak
kenal dengan bahan makanan satu ini, telur.Selain dapat disajikan dengan
digoreng dan direbus, telur juga dapat dicampurkan sebagai bahan makanan untuk
membuat roti, pizza dan makanan lainnya. Telur mentah merupakan suatu sistem
koloid dengan fase terdispersi berupa protein. Jika telur tersebut direbus akan
terjadi koagulasi sehingga telur tersebut menggumpal.
5.
Pembuatan susu
Susu dapat
difermentasikan menjadi berbagai olahan makanan lainnya seperti keju dan
yogurt. Dalam pembuatan susu, dimanfaatkan suatu bahan koloid agar susu tidak
mudah menggumpal yang dinamakan kasein. Kasein merupakan suatu protein yang
bersifat sebagai emulgator untuk melindungi koloid lain dan dapat memberikan
efek kestabilan, sehingga koloid tersebut tidak mudah menggumpal. Jika
dibiarkan di tempat terbuka, susu akan menjadi masam sehingga kasein dalam susu
rusak. Akibatnya lemak dan kasein akan terpisah dari susu dan susu akan
menggumpal.
6.
Pembuatan es
krim
Siapa yang tidak
suka dengan makanan satu ini? Es krim. Es krim cocok disajikan di berbagai
kondisi dan tempat dengan berbagai rasa yang menggiurkan. Siapa sangka kalau
makanan satu ini juga memanfaatkan sifat koloid, yaitu koloid pelindung seperti
halnya susu. Penambahan gelatin pada pembuatan es krim dengan maksud agar es
krim tidak cepat memisah sehingga tetap kenyal.
Bagaimana? Koloid merupakan fakta
ilmiah yang terjadi di kehidupan sekitar kita. Masih banyak pemanfaatan koloid
dalam kehidupan sehari-hari, seperti proses penjernihan air, pencucian darah
pada penderita kerusakan ginjal, pembentukan delta di muara sungai, dan
berbagai pemanfaatan lainnya yang sangat berguna bagi keberlangsungan hidup
manusia. Alangkah hebatnya ciptaan Tuhan. Tidak hanya menciptakan manusia
dengan kesempurnaan akalnya, tetapi juga menciptakan berbagai sarana pendukung
untuk menunjang kesejahteraan hidup manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar