Jumat, 11 Desember 2015

Modeling Sintesis Protein



Di sebuah rumah, hiduplah seorang ibu yang bernama DNA dengan keempat anaknya, yakni Timin, Guanin, sitosin dan adenin.
Suatu hari...
DNA : “anak-anakku, ibu ingin  pergi ke suatu tempat jauh dan meninggalkan kalian dalam wktu yang lama. Sebelum itu, ibu akan mengantarkan kalian pada teman ibu,RNA yang akan menjadi ibu baru kalian. “
Mereka terlihat sedih.
Kemudian sang ibu masuk ke kamar dan beberapa saat kemudian, keluar memebawa beberapa baju.
A : “baju –baju itu untuk apa, bunda?”
Sang ibu tersenyum seraya berkata:
DNA: “ini baju yang akan kalian pakai sebelum kita berangkat ke ibu RNA.”
Anak-anak terlihat gembira.
Kemudian, ibu DNA memilihkan masing-masing baju untuk masing-masing putrinya.
Setelah itu ibu DNA mengantarkan keempat anaknya ke ibu RNA
Sesampainya disana...
Ibu DNA : “ ibu hanya bisa mengantar kalian didepan rumah saja. Silahkan masuklah anak-anakku, ibu RNA akan menyambut kalian dnegan baik.”
Mereka mengucapkan salam perpisahan dan mengetuk pintu rumah itu.beberapa saat kemudian...
RNA : oh , kalian. Ternyata benar. Kalian anak-anak yang manis. Ayo, tidak usah  sungkan”
Mereka tersipu malu. Tiba-tiba RNA masuk ke dalam ruangan dan membawa sepotong baju di tangannya.
U:”maaf, bu. Itu untuk apa?”
RNA : “ saya pikir saudaramu butuh baju baru. (sambil menunjuk timin)
T   :”iya bu: tadi, di tengah perjalanan, saya terjatuh. Jadi, baju saya kotor.  Terimaksih bu”
(sambil mengambil baju itu dan emamakainya)
Tahun berganti tahun... Mereka seperti keluarga baru yang hidup bahagia..
Suatu hari, ada syembara yang mengatakan bahwa pangeran ribosom sedang mencari pendamping hidupnya.
keempat putri itu sangat antusias.
A : ya, aku akan tampil secantik mungkin untuk mendapatkannya”
T : ya, aku akan tampil seanggun mungkin agar dia terpesona.
U : ya, dan aku akan tampil sesempurna mungkin deh
G : ya, dan aku tak kalah saing dengan kalian.”
Esoknya iu RNA mneyuruh pembantunya, RNA d untuk mengantar mereka ke pangeran ribosom tersebut. Mereka pergi ke kerajaan itu dan menemui pangeran ribosom.
Ribosom : baiklah putri-putri cantik. Aku akan menerima kalian jika sepatu yang kusediakan cocok di kaki kalian.
Lalu, pengawal RNA t  datang dengan membawa sepatu-sepetu itu. Mereka mencoba satu persatu dan akhirnya mereka menemukan sepatu yang cocok. Pangeran ribosom tersenyum
Ribosom : “karena kalian putri-putri yang cantik dan kita tidak dapat menyangkal bahwa sepatu ini ternyata cocok, maka maukah kalian semua ku bawa ke istana ku di kerajaan sitoplasma?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar