Minggu, 13 Desember 2015

Kloroplas Vs Sitosol

Sitosol adalah bagian yang mengisi ruang antar organela, yang memiliki volume lebih 50% volume sel. Sitosol merupakan bagian sitoplasma yang berupa cairan yang terdapat di sela-sela organela berselaput. Sitosol mengandung protein dan enzim yang terlarut di dalamnya, ARN penggandeng dan ribosom yang berperan dalam sintesis protein. Beribu-ribu jenis enzim yang terlibat dalam proses metabolisme terlarut dalam sitosol. Selain itu, cairan ini penuh dengan ribosom yang aktif mensistesis protein. Sebagian dari protein yang berada di sitosol berbentuk benang-benang halus yang disebut filamen. Filamen-filamen ini teranyam membentuk suatu jala atau rangka yang disebut dengan sitoskeleton. Hal ini akan membantu membantu dalam metabolisme sel.
Pada kloroplas juga terdapat  struktur yang analog/identik dengan sitosol dalam membran yaitu stroma. Stroma  merupakan cairan yang berada dalam membran membran ganda atau komponen utama kloroplas yang berbentuk cairan. Komponen internal serta beberapa zat terlarut tersebar ke stroma. Seperti halnya pada sitosol, stroma juga mengandung protein dan beberapa enzim yang diperlukan untuk proses penting seluler. DNA kloroplas juga hadir dalam stroma bersama dengan ribosom dan molekul lain yang diperlukan untuk sintesis protein. Pati disintesis melalui fotosintesis disimpan dalam stroma dalam bentuk butiran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar